Cara Menghilangkan WIndows Activation Technologies Win 7 tanpa Software

 

Penyebab terjadi nya tampilan desktop windows menjadi layar hitam dan disudut kanan bawah desktop tertulis seperti di bawah ini karena Windows Activation Technologies (WAT) yang ada pada windows mendetek kalau windows kita gunakan bukan original tapi bajakan.

 “Windows 7 Build 7600 
This copy of Windows is not genuine” 

Ok langsung saja saya berikan cara mengatasi jika windows sobat terjadi seperti yang saya katakan diatas….. 

Berikut Langkah-langkah nya : 
Pertama: masuk “control panel” > “windows update” 

 

Kedua : Pilih “Installed Updates” yang berada di pojok kiri bawah. 

 

Ketiga : Cari “Update for Windows 7 for x86-based Systems (KB971033)“. Klik kanan dan pilih Uninstall. 

Keempat : Setelah proses uninstal selesai restart komputer anda Setelah komputer anda menyala lagi tulisan “This copy of Windows is not genuine”masih muncul dipojok kiri bawah desktop anda dan untuk menghilangkannya lakukan langkah-langkah berikut ini: 
Pertama :Buka window explorer komputer anda 

Dan browse ke “C:\Windows\System32” C: adalah drive dimana system Windows 7 Anda berada. 

Kedua : cari file “cmd” atau “cmd.exe” dengan tipe Application. 

Klik kanan kemudian pilih “Run as administrator”. 

 

Setelah muncul tampilan comand promptnya 

ketikan “slmgr.vbs –rearm” tanpa tanda ketik. 

Ketiga : restart komputer anda. 

Setelah Anda login seharusnya tulisan “This copy of Windows is not genuine” sudah menghilang dari desktop Anda. Namun karena Anda telah uninstall “Update for Windows 7 for x86-based Systems (KB971033)” maka Windows Update akan otomatis mendownload kembali update ini ke komputer Anda. Sebaiknya Anda ubah settingan Windows Update menjadi“Check for updates but let me choose whether to download and install them“. 

Dan jika Windows Update menampilkan “Update for Windows 7 for x86-based Systems (KB971033)” yang Anda harus lakukan adalah klik KANAN dan pilih “Hide update” untuk memastikan update WAT ini tidak pernah terinstall lagi. 

Semoga bermanfaat…… and jangan lupa koment dan follow menjadi teman saya….

ukiran batu alam

Ukiran Batu Alam

June 28, 2012

Salah satu ornamen yang dapat memberikan nilai tambah di dalam lansekap adalah ukiran batu alam Yogya. Warnanya yang alami dan mudah diukir menjadi alternatif bagi arsitek lansekap untuk mengomposisikannya dengan tanaman dan menjadi bagian dalam lansekap.

Ukiran batu alam menjadi ornamen yang menarik, karena warnanya yang kuning gading dan mudah diukir.  Saat ini sudah banyak ukiran batu alam Yogya dengan berbagai motif ukir yang dapat Anda temukan di toko-toko penjual tanaman atau ornamen lansekap.

Motif dan ukuran batu alam, dapat disesuaikan dengan tema taman secara keseluruhan.  Motif tanaman seperti pohon palem dan bunga lotus biasanya menyatu dengan konsep taman. Selain itu, dapat dikomposisikan dengan  jenis batu alam lain yang berwarna kontras, misalnya batu candi yang berwarna hitam.  Kombinasinya bisa bermacam-macam, atau yang sangat sederhana, batu alam candi menjadi frame bagi ukiran batu alam tersebut.

Ukiran batu alam dapat menjadi titik pandang di halaman belakang rumah (backyard), yang berfungsi sebagai aksen dari keseluruhan taman, menjadi pusat pandangan dari taman belakang dan ruang keluarga. Terutama untuk taman belakang yang terbatas luasnya, ukiran batu alam seakan-akan menjadi bagian dari ruang dalam.

Tidak hanya sebagai hiasan, ukiran batu alam juga dapat menjadi tempat lampu, sehingga di waktu siang hari menjadi aksen taman yang menarik, di waktu malam bayangan dan sinar yang berasal dari dalam lampu yang terselubung ukiran batu alam memberikan kesan yang dramatis.

Pemeliharaannya harus diperhatikan, akan tetapi sekali lagi harus disesuaikan dengan konsep taman.  Jika, ukiran batu alam tersebut terletak pada taman dengan gaya tropis dan alami, akan tumbuh lumut yang menempel pada bagian-bagian tertentu, ini akan memberikan kesan alami yang kuat.  Akan tetapi jika konsep taman, lebih formal dan rapi, biasanya taman perkantoran atau taman rumah dengan konsep yang formal, maka secara teratur, ukiran batu alam harus dibersihkan dari lumut yang menempel.

batu alam bali

Batu Alam Bali

Apa yang menyebabkan rumah dan bangunan di Pulau Bali terlihat bernilai seni tinggi? Jawabannya sangat sederhana : Orang Bali gemar memanfaatkan apa yang ada di sekitarnya. Menggunakan sesuatu yang dekat membuat apapun seakan menyatu dengan penggunanya.

Lokalitas. Mungkin itulah kata kunci sekaligus tiket yang mengantarkan Arsitektur Bali kerap menjadi turis di mancanegara. Lokalitas menghargai apa yang ada di sekitarnya.

Berangkat dari semangat menghargai kedekatan (lokalitas) dan hasrat untuk memberi nilai tambah bagi kekayaan rimba geologis Pulau Dewata, Gede Kresna Works didirikan untuk mengolah bebatuan yang digunakan sebagai material arsitektur Bali.

Batu Serai

Salah satu batu alam yang cukup populer di Bali adalah Batu Serai. Batu ini berwarna kekuningan, teksturnya keras dan berpasir. Utamanya digunakan untuk dinding. Batu ini dapat dipasang dengan beberapa style, diantaranya :

i. Bronjol (Gelondongan) Style
Material dipasang apa adanya dan disusun sedemikian rupa tanpa pola yang baku.

ii. Random Pattern
Sebelum dipasang material dibelah dengan mesin hingga diperoleh kepingan-kepingan random yang disusun satu sama lain mengikuti sisi di sekitarnya.

iii. Size Pattern
Serupa dengan random pattern, tetapi semua ukuran fixed, misalnya 20×20 cm, 15×25 cm dan sebagainya.

iv. Sisik Ikan Style
Dipasang manual seperti Bronjol Style, tetapi tiap keping batunya dipola seperti sisik ikan.

Paras Kerobokan

Paras Kerobokan adalah intepretasi kebersahajaan bangunan-bangunan yang ada di Bali. Warnanya yang cenderung abu-abu gelap mencitrakan kerendahatian, kontemplasi, sekaligus keramahtamahan yang membuat setiap bangunan menjadi sosok rumah yang menentramkan.
Umumnya Paras Kerobokan digunakan untuk dinding bangunan, baik rumah maupun pagar. Di beberapa tempat material ini juga digunakan untuk lantai.

Paras Taro

Paras Taro merupakan material paling natural yang ada di Bali. Warna dan teksturnya benar-benar sama dengan tanah karena paras ini memang benar-benar tanah. Di Bali dikenal dengan nama Paras Tanah Taro.
Biasanya digunakan untuk pelapis dinding, yang membuat dinding seakan terbuat dari bahan tanah yang sangat alami. Karena agregat dan kepekatan tanah cukup, material ini juga bisa diukir untuk memberikan kesan tradisi yang lebih kental.


Paras Gerana

Paras Gerana berwarna merah dan ungu. Biasa digunakan sebagai aksen pemanis paras yang lain yang ada di Bali. Namun tak jarang material ini dipergunakan sebagai penutup bangunan secara utuh, seperti pagar, dinding rumah dan beberapa bangunan lainnya.

Lava Stone

Lava Stone adalah lahar panas Gunung Agung di Kabupaten Karangasem yang sudah mengeras karena mengalami proses pendinginan selama bertahun-tahun. Di Bali dikenal dengan istilah Batu Tabas. Penggalian batu ini bernilai ganda, selain dimanfaatkan sebagai bahan material, juga membebaskan tanah dari “hama” bebatuan sehingga tanah yang tadinya tidak produktif dapat ditanami kembali.

Saat ini Lava stone banyak dipakai sebagai bangunan suci, candi, tugu dan lain-lain, namun tak jarang juga digunakan untuk bangunan biasa. Karakternya yang keras dan warnanya yang hitam membuat material ini begitu diminati bahkan untuk dieksport ke mancanegara.

Batu Bata Gosok Bali

Batu bata Bali diproses dengan cara yang unik. Sebelum dipasang batu bata dibelah menjadi 2 bagian. Keduanya lalu diserut menjadi ukuran yang sudah ditentukan. Untuk memasang atau menempelkannya ke dinding tidak menggunakan semen. Cukup digosok-gosokkan ke sesamanya dengan sedikit air, tanah liat pembentuknya akan merekatkannya. Cara ini telah berlangsung selama ratusan tahun dan menjadi salah satu ciri khas bangunan tradisional Bali.

Batu bata yang digunakan adalah batu bata khusus dengan agregat yang lebih halus daripada batu bata umumnya dan melalui pembakaran yang tertentu pula. Itu sebabnya batu bata ini menjadi jauh lebih mahal daripada batu bata biasa.

Namun bukan berarti semua bangunan bata di Bali menggunakan batu bata khusus. Batu bata biasa digunakan untuk membuat bangunan yang terekspose. Caranya hampir sama yaitu melalui proses penyerutan untuk mendapatkan ukuran batu bata yang sama satu sama lainnya. Berbagai bangunan seperti pagar rumah, candi bentar, angkul-angkul (gate) dan lain-lain dibuat dengan style ekspose dengan menggunakan batu bata biasa.

Other Stones

Selain batu-batu dan paras di atas, di Bali juga terdapat beberapa jenis batu yang lain seperti Batu Pilah, Paras Silakarang, Paras Belayu, Paras Kengetan, Lime Stone, Batu Lempeh dan lain sebagainya. Kecuali lime stone yang berwarna putih, batu-batu tersebut tersedia dalam jumlah terbatas, sedangkan paras-paras tersebut lebih banyak digunakan untuk patung dan bangunan-bangunan suci.

 

model pagar minimalis

 Model Pagar Minimalis

 

Gaya minimalis pada intinya merupakan suatu awaban atas keadaan yang dicetuskan oleh orang-orang yang menganut paham minimalis dan sebagai benyuk protes atas keadaan masyarakat yang tidak menghargai sumber daya alam dengan mengeksploitasi alam habis-habisan. Bangunan rumah merupakan satu kesatuan dari tema atau karya yang mempunyai maksud tertentu. Oleh karena itu, elemen interior dan elemen eksterior dari sebuah rumah harus kompak dalam satu tema. Pagar sebagai elemen terdepan rumah bisa dijadikan sebagai penentu gaya dari sebuah bangunan, apakah tropis, minimalis, dll. Sebuah rumah dengan konsep minimalis harus menggunakan model pagar yang minimlais juga.

 

Berikut ini adalah beberapa contoh model pagar minimalis yang bisa kita jadikan referensi dalam memilih model pagar rumah kita:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Fungsi pagar tidak hanya sebagai pelindung rumah. Tetapi juga sebagai pemanis dari rumah itu sendiri, sebagai simbol status sosial, serta memberi nilai artistik dari rumah itu sendiri.  Yang perlu diperhatikan dalam membuat model pagar minimalis adalah: serasikan model pagar minimalis dengan gaya rumah, lebih cermat dalam memilih bahan dan warna, harus penuh dengan kreativitas, serta selalu menghindari design yang rumit dan sulit. 

batu alam minimalis

 

Batu alam minimalis

Selera orang dalam mendekorasi atau mendisain rumah pasti berbeda satu dengan yang lain. Beberapa orang menyukai mendekorasi rumahnya dengan batu alam minimalis beberapa lainnya memilih untuk menambah berbagai macam aksesoris agar rumah terlihat lebih dinamis dan mewah. Batu alam adalah salah satu material yang digunakan untuk mendekorasi tempat tinggal agar fungsi dan unsur estetika rumah meningkat. Namun banyak pemilik rumah yang terjebak dalam mendisain dan memasang batu alam sehingga terlihat sangat berlebihan. Artikel ini membahas bagaimana memilih batu alam minimalis dan memasangnya agar terlihat cantik secara proporsional. Kini Anda tidak perlu takut lagi dalam mendekorasi rumah dengan berbagai jenis batu alam yang tersedia.

Batu alam selain menambah unsur estetik juga memiliki fungsi tersendiri yakni untuk menjaga suhu ruangan bagian dalam tetap stabil. Artinya ketika suhu di luar ruangan meningkat batu alam yang diaplikasikan di dinding akan menjaga suhu ruangan tetap sejuk begitu pula sebaliknya. Namun demikian, banyak pemilik rumah yang mengerjakan pengaplikasian batu alam pada bangunan secara mandiri sehingga hasil yang didapat bukan paduan antara fungsi dan unsur estetika yang harmonis tetapi kesan berlebihan. Sebenarnya kesan berlebihan pada pengaplikasian batu alam dapat diminimalisir dengan memilih jenis dan warna batu yang sesuai serta memilih bagian rumah yang tepat untuk diaplikasikan dengan batu alam minimalis.

Batu alam minimalis bukan berarti menggunakan batu alam yang ukurannya kecil tetapi mengaplikasikan bagian-bagian rumah tertentu yang akan terlihat cantik dan segar dengan jenis dan warna batu alam.Ada banyak pemilik rumah yang terjebak pada pikiran bahwa batu alam yang di aplikasikan di semua bagian rumah terlebih mentupi dinding rumah akan membawa efek yang mewah. Jawabannya belum tentu.Ada banyak trik yang bisa digunakan agar pemasangan batu alam tidak terlihat berlebihan. Misalnya membuat pola garis pada dinding rumah dengan menggunakan batu alam tertentu. Pola-pola yang dibuat pada dinding rumah dan bukan menutupi seluruh dinding rumah adalah salah satu tip dan trik agar rumah terlihat lebih segar dan mewah.

Perlu diingat bahwa tidak semua jenis batu alam dapat digunakan pada berbagai pola karena struktur batu yang bersangkutan meskipun telah melalui tahap finishing. Limestone adalah pilihan banyak orang Indonesia karena biasanya limestone tersedia dalam berbagai macam warna untuk disesuaikan dengan warna dan disain rumah. Yang lebih penting dari memilih batu alam minimalis untuk pola-pola yang ingin dibuat adalah bagian perawatannya. Karena batu alam biasanya diaplikasikan di luar ruang maka batu alam ini akan mudah berlumut. Untuk itu agar pola-pola dari batu alam tak usang di makan lumut perlu untuk mengaplikasikan lapisan atau coating agar melindungi batu. Pengecekan terhadap lumut dan kerusakan juga perlu dilakukan paling tidak seminggu sekali agar pola batu alam tetap terlihat apik.

Semoga bermanfaat…..

Jika anda ingin mendapatkan harga batu alam minimalis kualitas ekspor dengan harga pabrik silahkan Hubungi kami di Hotline 0231 8300496 atau 0815 7857 5809 (Willy Setiawan). Pin BB: 2205EE9B.

 

carport alam dengan batu alam

Carport Alami Dengan Batu Alam

Redaksi | February 20, 2012 | 0 Comments

Desain Carport

Dalam menentukan desain carport banyak hal yang harus diperhatikan, tidak hanya keserasian desain carport dengan desain rumah.

Tapi kita juga harus memperhatikan material yang akan kita gunakan untuk membuat atap dan lantai carport.

Seperti yang sudah kita ketahui, lantai carport tidak hanya harus kuat dan kokoh tapi juga harus bisa mengalirkan air cucian mobil dan juga harus terbuat dari bahan yang tidak licin.

Salah satu bahan yang memenuhi kriteria untuk dijadikan lantai carport adalah material yang terbuat dari batu alam.

 

Carport Batu Alam

Lantai carport dengan batu alam tidak hanya akan membuat carport aman untuk mobil kita, tapi juga mampu membuat catport tampak alami.

Sehingga cocok untuk diaplikasikan pada semua desain rumah, baik itu desain minimalis, modern atau klasik.

Jenis batu alam yang digunakan sebagai lantai carport bisa berupa batu candi, batu andesit atau pecahan – pecahan batu lainnya (batu templek).

Lantai carport batu alam juga bisa dipadukan dengan material yang terbuat dari beton sikat. Jenis batu yang sering digunakan adalah batu koral dengan ukuran kecil.

Karena baisanya batu dengan ukuran kecil memiliki banyak pilihan warna dibanding dengan batu ukuran sedang.

Dan untuk perpaduan warnanya bisa mengombinasikan antara warna hitam dan hijau agar kesan alami yang ditimbulkan oleh kedua batu ini semakin nyata.

Sedangkan untuk desain atap pada carport batu alam, bisa mengaplikasikan atap dengan struktur atap melayang dengan hiasan tanaman rambat agar kesan alami pada carport lebih kuat.

Dan agar lantai dari batu alam tidak cepat ditumbuhi lumut, jangan lupa untuk memoles lantai batu alam dengan finishing coating. (nn)

 

kreasi unuk dengan batu alam

Kreasi Unik dengan Batu Alam

oleh: Sudiyanti (@sudiyanti)

 

Batu-batuan memang selalu menjadi kegemaran banyak orang untuk berkreasi dengan rumahnya. Selain tumbuhan, batu juga dapat memberikan nuansa alami pada rumah. Batu alam bisa berikan kesejukan bagi penghuninya.

Batu ekspos dapat digunakan sebagai ornamen pada setiap bagian rumah. Hal tersebut tergantung dari selera pemilik apakah ingin menempatkan batu pada bagian fasad rumah, pagar, dinding kamar mandi atau bahkan halaman belakang rumah. Sama seperti tanaman, batu memang memiliki keindahan tersendiri yang dapat membuat suasana semakin segar dan dingin.

Sejarah pemanfaatan batu alam sebagai ornamen bangunan  dimulai sejak zaman dahulu kala. Saat itu pengaruh pemanfaatan elemen bangunan untuk ruang ibadah menjadi inspirasi penggunaan ornamen batu sebagai penghias rumah.

Memiliki rumah mewah memang selalu menjadi dambaan bagi setiap orang. Namun, mewah itu tidak selamanya identik dengan sesuatu hal yang megah dan besar. Rumah berukuran kecil pun dapat terlihat mewah asalkan mampu menyiasatinya dengan material-material bernuansa unik, menarik dan berbeda dengan yang lain.

Kejenuhan sering muncul bagi masyarakat yang tinggal di perkotaan sehingga banyak orang yang tinggal di perkotaan berpikir membuat sebuah rumah bernuansa alam yang ramah lingkungan. Dari sanalah tercetuslah ide untuk membuat hunian dengan banyak menggunakan batu alam, ataupun tumbuh-tumbuhan di sekeliling rumahnya.

Tren rumah saat ini memang menyatu dengan alam. Sehingga aksen alami dapat dinikmati oleh penghuni rumah agar tercipta suasana nyaman dan tenang. Dengan menciptakan suasana alam pada rumah penghuni pun berpikir tidak perlu pergi jauh ke daerah pegunungan atau dataran tinggi untuk mendapatkan suasana alam.

Banyak jenis dari batuan alam dengan beragam tekstur yang dapat kita temukan. Mulai dari batu kali, batu candi, batu paras, batu andesit, bahkan ada yang popular saat ini adalah batu limestone. Harganya pun bervariasi mulai dari Rp. 100.000,- hingga Rp. 150.000,- per meter dilihat dari segi tekstur maupun motif. Semakin rumit, unik dan langka harganya pun semakin mahal.

 

Bagi Anda yang tertarik berkreasi dengan batu alam, gunakan saja yang sesuai dengan kebutuhan untuk memperindah sekaligus mempercantik rumah Anda, baik untuk bagian interior ataupun eksterior rumah.